Berilah dan kamu akan diberi….

Lukas 6 : 38

Saudara yang terkasih ;

Dalam suatu kesempatan ketika kami masih berjemaat di gereja di Jakarta, kami pernah mengunjungi sebuah panti asuhan Kristen. Di panti ini, terdapat puluhan anak laki-laki dan anak perempuan yang diasuh. Kami diberi kesempatan untuk melihat-lihat ke kamar mereka, dan hati kami trenyuh melihat deretan kasur kamar anak-anak perempuan. Di atas masing-masing kasur, ada sebuah boneka untuk menemani mereka tidur. Dan karena mungkin sudah terlalu sering dipeluk setiap malam, boneka-boneka yang tergeletak di tiap kasur itu sudah jelek-jelek, warnanya sudah tidak jelas lagi. Boneka beruang putih sudah berubah warna menjadi abu-abu dan nampak kotor. Tetapi boneka itu tidak bisa diganti, karena mereka tidak punya mainan lain selain daripada yang ada itu saja. 

Saudara, dalam Natal kali ini, sekolah minggu Karang Asem mempunyai rencana untuk membuat pohon Natal dari mainan dan boneka bekas yang sudah tak terpakai lagi. Dan setelahnya, semua mainan akan disumbangkan ke Panti Asuhan yang nanti akan ditentukan. Untuk seorang anak, mainan adalah sesuatu barang yang sangat mereka idam-idamkan, dan mereka akan lebih senang diberi mainan daripada diberi baju atau coklat misalnya. Mungkin untuk kita yang dewasa, mainan tidak ada artinya, tapi buat mereka, itu adalah hal yang besar. Marilah kita mau mulai mengumpulkan setiap mainan bekas yang mungkin masih kita miliki di rumah, untuk disumbangkan kepada anak-anak yang tidak memilikinya. Buat kita, itu tidak berarti…..buat mereka, itu hadiah yang luar biasa…..

 

Waktu kecil kita merindukan Natal

Hadiah yang indah dan menawan…

 

Ary dan Ester Handoko

Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah DIA dalam segala lakumu, maka IA akan meluruskan jalanmu

Amsal 3 : 5 – 6

Saudara yang terkasih ;

TUHAN selalu bekerja dengan senyap di antara kita. DIA bekerja dengan ‘Tangan Yang Tidak Kelihatan’ atau ‘Invisible Hands’. Ketika di D’Movers diadakan program 5 Minutes Preaching, tidak ada yang bakal tahu bahwa setelah itu ketua D’Movers yang sekarang akan sekaligus memegang posisi sebagai Ketua Sekolah Minggu di Karang Asem. Dan itu membuka kesempatan bagi beberapa di antara pemuda remaja untuk melayani di Sekolah Minggu setempat. Dengan program 5 menit berkotbah, ternyata itu juga menjadi step awal dari programnya TUHAN untuk mengajak pemuda remaja melayani di Sekolah Minggu. Padahal sewaktu program 5 minutes itu dijalankan, sama sekali belum ada rencana ke arah sana.

TUHAN bekerja melalui cara yang sama sekali kita tidak tahu. DIA bekerja dengan senyap, tapi di dalam kesenyapan itu, DIA atur segala sesuatunya. Di saat kita tidak paham, tidak mengerti akan rencana-NYA, DIA tetap bekerja. Dan hal ini terus berlangsung sampai sekarang…….

Selalu andalkan TUHAN dalam hidup kita. Percayalah bahwa DIA terus bertahta. Percayalah bahwa DIA terus bekerja. Tak pernah TUHAN tutup mata melihat keadaan kita. DIA selalu punya cara untuk mengubah segala sesuatunya menjadi indah pada waktunya. 

 

Ku tau ALLAH bekerja

Ku tau ALLAH bekerja

Dalam segala perkara

ALLAHku bekerja….

 

Ary dan Ester Handoko

Manfaatkanlah hidup ini. Bekerjalah sungguh-sungguh, sediakan waku untuk yang kita kasihi. Dekatkanlah diri kepada Yang Maha Kuasa dan beribadahlah sungguh-sungguh.

Saudara yang terkasih ;

Sebuah pesan di WA berbunyi, dan pesan itu mengingatkan kami bahwa WAKTU yang TUHAN sediakan untuk kita hidup ini sangat terbatas. Gunakanlah WAKTU itu sebaik mungkin…..

 

Jam Kehidupan hanya diputar 1 kali saja..

Tak seorang pun sanggup mengatakan kapan jarum jam ini akan berhenti.

Mungkin besok, mungkin bulan depan, mungkin tahun depan…

SEKARANG adalah satu-satunya waktu yang kita miliki.

Manfaatkanlah hidup ini. Bekerjalah sungguh-sungguh, sediakan waku untuk yang kita kasihi. Dekatkanlah diri kepada Yang Maha Kuasa dan BERIBADAHlah sungguh-sungguh.

Jangan pernah berkata,”Besok kan masih ada waktu..” karena setiap saat, jarum jam itu DAPAT BERHENTI.

Jangan bangga dengan handphone yang canggih, karena alat komunikasi yang bisa menyelamatkan kita adalah DOA.

Jangan bangga dengan rumah mewah, karena rumah terakhir kita di dunia adalah KUBUR.

Jangan bangga dengan titel atau gelar, karena titel kita yang terakhir adalah Almarhum / Almarhumah.

Jangan bangga dengan wajah yang cantik / tampan, karena wajah kita yang terakhir adalah Tengkorak.

Jangan bangga dengan mobil mewah, karena mobil terakhir kita adalah mobil jenazah.

Jangan sombong dengan tempat tidur dan kamar yang mewah, karena tempat tidur yang terakhir adalah peti mati.

Banggalah dengan SANG PENCIPTA kita, karena segala pemberian yang baik berasal dari YANG MAHA KUASA…..

 

Jam kehidupan diputar sekali,

Dan tak seorangpun tau kapan kan berhenti,

Mungkin hari ini, mungkin esok, mungkin nanti

Cepat atau lambat, tak seorangpun tau

Bila waktunya…..

 

Ary dan Ester Handoko

Tetapi seperti ada tertulis :"Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan ALLAH untuk mereka yang mengasihi DIA"

I Korintus 2 : 9 

Saudara yang terkasih ;

Sudah hampir 2 minggu berlalu sejak retreat gereja ke Trawas berlalu, tetapi hangatnya firman TUHAN dan sukacitanya diurapi serta merasakan hadirat TUHAN masih terasa sampai sekarang. Benar-benar suatu pesta rohani yang dahsyat! Luar biasa TUHAN bekerja dalam retreat tahun ini. Banyak hati-hati yang luka dipulihkan. Beberapa yang sedang sakit TUHAN sembuhkan. Bahkan sakit penyakit yang tersembunyi, yang tidak diperhitungkan dengan serius –tetapi sebenarnya serius - dan itu TUHAN tahu dan beri kesembuhan. Banyak juga kepahitan hati yang dipendam dalam-dalam, TUHAN singkapkan dan pulihkan. Beberapa keragu-raguan serta keinginan terdalam yang masih berupa angan-angan pun, TUHAN tahu, serta berikan jawaban. Betapa hebatnya ENGKAU, TUHAN ALLAH kami yang luar biasa !

Dari sejak agenda retreat dicanangkan, pendoa syafaat sudah berdoa dengan sungguh buat acara ini. Dengan panitia sederhana yang ada, puji TUHAN retreat boleh berlangsung dengan penuh berkat TUHAN. Tanpa diminta, para jemaat yang ikut serta memberikan kesaksiannya kepada sesama jemaat yang lain, bagaimana mereka dijamah TUHAN dan TUHAN tolong secara ajaib. Sesungguhnya sangat benarlah ayat yang sering kita dengar itu, bahwa : apa yang tidak pernah kita pikirkan, tidak pernah kita rencanakan, tidak pernah terlintas di dalam otak kita, bahkan mimpi pun kita tidak berani…. itulah yang disediakan TUHAN untuk kita ! 

Saudara, tahun depan kita akan adakan retreat lagi, tapi tahun depan adalah retreat khusus untuk kaum muda. Namun buat saudara yang rindu ikut, berdoalah, siapa tahu dibuka kesempatan untuk jemaat dewasa boleh ikut juga. Sebab urapan-NYA dan hadirat-NYA memang sungguh kita perlukan. Penyertaan dan anugerah-NYA sungguh kita rindukan…. 

 

Setiap langkahku ada di mata-MU,

KAU yang atur berjejakkan anug’rah,

Tak KAU biarkan ku jalan sendiri,

Percayaku sepenuhnya di dalam-MU

 

Ary dan Ester Handoko

Ketika raja telah menetap dirumahnya dan TUHAN telah mengaruniakan keamanan kepadanya terhadap semua musuhnya di sekeliling, berkatalah raja kepada nabi Natan,"Lihatlah, aku ini diam dalam rumah dari kayu aras, padahal tabut ALLAH diam di bawah tenda"

II Samuel 7 : 1 - 2

Saudara yang terkasih ;

Seorang gadis muda yang kami kenal sedang sibuk membuat prakarya. Dia sedang membuat hiasan dari kain flannel dan dibentuk dengan bentuk macam-macam. Nantinya hiasan itu akan dibikin menjadi gantungan kunci, dan rencananya akan diberikan kepada pemuda yang ia sukai. Dia berkata,” Saat saya sedang suka kepada seseorang (jatuh cinta), otomatis tangan saya ingin membuat sesuatu untuk dia. Saya ingin memberikan sesuatu sebagai tanda bahwa saya menyukainya.” 

Saudara, apa yang gadis ini lakukan, mengingatkan kami kepada raja Daud. Di saat hidupnya sudah mapan, dia tidak lagi harus berperang karena kerajaannya sudah kokoh oleh penyertaan TUHAN, dia selalu ingat akan TUHANnya. Bahkan ia ingat, bahwa tabut ALLAH belum mendapat tempat yang layak. Kecintaannya kepada TUHAN membuat ia terus bertanya dalam hatinya,”Apa lagi yang bisa aku lakukan untuk-MU, TUHAN?”  

Apakah kita pernah menanyakan hal yang sama, padahal mungkin saat itu kita sudah berbuat banyak untuk TUHAN ? Apa yang bisa aku lakukan, apa yang bisa aku kerjakan untuk ENGKAU, TUHAN? Adakah kita jatuh cinta terus, berulang-ulang, setiap hari, kepada TUHAN? Orang yang jatuh cinta, hatinya selalu rindu untuk melakukan sesuatu buat pasangannya. Orang yang cinta, tanpa disuruh pun dengan langkah dan tangan ringan, akan melayani TUHAN dengan ukuran sebaik mungkin yang bisa dia kerjakan. 

Saudara, marilah kita jatuh cinta dan jatuh cinta lagi kepada TUHAN. Caranya? Dekatlah pada-NYA, bacalah Firman-NYA, banyaklah berdoa, sebab disana kita akan berjumpa dengan DIA.

 

Tanganku kerja buat TUHAN,

Mulutku memuji Nama-NYA,

Kakiku berjalan cari jiwa,

Upahku besar di Sorga…

 

Ary dan Ester Handoko