"Tetapi jawab TUHAN kepadaku :'Cukuplah kasih karunia-KU bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-KU menjadi sempurna.' Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa KRISTUS turun menaungi aku"

II Korintus 12 : 9

Saudara yang terkasih ;

Keadaan ekonomi akhir-akhir ini memang tidak terlalu bagus. Resesi melanda dunia. Jikalau sampai hari ini kita masih bisa hidup dan bekerja dengan baik, itu sudah berkat yang luar biasa, yang seharusnya disyukuri selalu. Suatu kali dalam sebuah doa malam, seperti biasa kami berdoa syafaat, mendoakan setiap jemaat TUHAN, yang melintas lewat di pikiran, yang kami ingat, juga yang setia hadir pada malam itu. Sebagai gembala, tentu kami tahu apa yang terjadi atas domba-domba, walaupun mungkin tidak terlalu mendetail. Di saat kami sedang khusuk berdoa dan mengingat satu persatu domba-domba TUHAN, menyebutkan masalah yang sedang mereka hadapi dan memanjatkan permohonan supaya segala masalah itu terlepas, tiba-tiba ROH KUDUS membisikkan sesuatu dalam hati, DIA berkata,”Cukuplah sudah berdoa untuk itu semua. Sekarang, tidakkah lebih baik engkau panjatkan syukur setinggi-tingginya kepada TUHAN ? Cukup …. cukup dan cukuplah, mari sekarang saatnya mengucap syukur. Naikkanlah ucapan syukur sebanyak-banyaknya, karena DIA adil dan berkuasa.”

Saudara, saat ini mungkin anda sedang dalam beban berat. Saudara sudah banyak berdoa untuk hal itu. Percayalah, bahwa TUHAN sudah mendengarnya. Sekarang DIA minta, naikkanlah banyak ucapan syukur, berterimakasihlah untuk berkat sepanjang hari yang kita nikmati. Berterimakasihlah untuk banyak hal di sekeliling saudara. Di dalam ucapan syukur itu, ada lagi berkat tersembunyi yang luar biasa. 

Bersyukur, bersyukur, bersyukurlah…

Bersyukur karna kasih setiaMU..

Kusembah, kusembah, kusembah dan kusembah…

S'lama hidupku kusembah KAU TUHAN…

 

Ary dan Ester Handoko

Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.

II Tesalonika 2 : 15

Saudara yang terkasih ;

Anak-anak kami, terutama yang kecil, suka menonton video you tube yang isinya soal pelajaran masak-memasak dari berbagai koki luar negeri. Kata dia, setiap melihat acara itu, bikin ngiler aja, karena kayaknya yang dimasak enak semua. Dan dia mau mencobanya kelak saat sudah dewasa. Mungkin dia bisa menjadi koki handal, semoga saja, setidaknya koki pribadi untuk keluarga di rumah. 

Di saat seorang koki memasak, pasti banyak macam bumbu yang dipakai, dari yang mulai tradisional sampai aneka bumbu modern yang susah disebut namanya. Sehabis itu bahan makanan akan diolah sebegitu rupa, dengan berbagai tehnik, sampai daging, ikan, sayuran dan buah yang dipakai tersaji dengan nikmat dan indah di piring yang cantik.

Ketika anak kami sibuk menunjukkan video semacam itu kepada kami, dan dia asyik menjelaskan betapa pintarnya koki itu mengolah menu, dan betapa enak kelihatannya makanan itu, ROH KUDUS tiba-tiba berbisik dengan lembut, ”Mengapa jika anak-anak TUHAN berbuat segala sesuatu tidak lebih dahulu ditaburi dengan DOA? Bila berbicara dan bertindak tidak dibumbui dengan FIRMAN? Dan alangkah indahnya bukan, bila semuanya itu diperam dengan IMAN?” 

Saudara, hidup kita akan terasa lebih indah dan menyenangkan, menjadi berkat bagi sekeliling, jalan terbuka lebar, masalah bisa teratasi, bila hal-hal diatas kita praktekkan. Mari kita praktekkan untuk ‘mengolah masakan hidup’ kita, dengan cara seperti yang disarankan oleh ROH KUDUS. Maka hasilnya akan sempurna, seperti masakan olahan para koki yang sudah terkenal. Sesederhana itu saja. Haleluyah…. 

 

Bertemu dengan ENGKAU TUHAN

Mengenal-MU secara pribadi

Bertemu dengan ENGKAU YESUS

Itulah yang s’lalu ku rindu….

 

Ary dan Ester Handoko

Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan ALLAH oleh kematian Anak-NYA, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-NYA

Roma 5 : 10

Saudara yang terkasih ;

Beberapa waktu lalu ada sebuah kejadian yang heboh sekaligus memalukan. Pasti saudara semua sudah tahu ceritanya. Seusai UNAS SMA, ada serombongan siswi sekolahan yang berkonvoi mengendarai sebuah mobil ramai-ramai dan distop oleh seorang polwan. Ketika itu, turunlah seorang dari siswi SMA itu dan marah-marah karena mobilnya dihentikan. Disitu dia mengaku sebagai anak seorang Jendral yang sedang bertugas di Jakarta. Ketika diselidiki, ternyata jendral itu tidak mempunyai anak perempuan, dan siswi tersebut hanyalah seorang keponakan jauh. Cerita tidak hanya sampai disitu saja. Karena menanggung malu, keesokannya ayah sesungguhnya dari sang siswi tersebut meninggal dunia secara mendadak karena sakit jantung. 

Saudara, kisah tragis di atas semoga tidak terulang lagi dan menjadi pelajaran bagi banyak orang. Mengaku-aku sebagai anak jendral, padahal bukan. Mengaku-aku sebagai anak seorang pembesar negara, tetapi kelakuannya melanggar hukum. Berusaha menutupi kesalahan dengan mengaku sebagai seorang anak petinggi negri, bahkan berusaha membenarkan diri sendiri dengan hal tersebut. Sungguh suatu tindakan yang tidak patut ditiru. 

Kita juga adalah anak dari Seorang BAPA yang Maha Tinggi. Tetapi beda dengan siswi diatas, kita benar-benar adalah anak BAPA Sorgawi. Pada saat kita mengaku bahwa YESUS adalah Juru Selamat, dan masuk dalam baptisan, kita sudah resmi menjadi anak-NYA. Marilah kita jaga tindakan dan tutur kata, apa yang kita pikirkan dan perbuat, sesuai dengan status sebagai Anak Raja Di Atas Segala Raja. Menjaganya sedemikian rupa, agar nama BAPA ditinggikan, buka dipermalukan. 

 

Bagi Nama TUHAN, kemuliaan kejayaan,

Nama-MU berkuasa diam dalam hadirat-MU

ENGKAU tetap TUHAN kutinggikan diatas s'galanya,

Bumi ini dipenuhi Nama TUHAN…

 

Ary dan Ester Handoko

Sebab segala sesuatu adalah dari DIA, dan oleh DIA, dan kepada DIA. Bagi DIAlah kemuliaan sampai selama-lamanya

Roma 11 : 36

Saudara yang terkasih ;

Sungguh hebat ciptaan TUHAN, DIA ciptakan manusia sempurna dengan tiada cacat celanya. Pernahkah saudara memperhatikan foto rontgen manusia, segala ‘onderdil’ yang ada di dalam tubuh manusia ? Pernahkah saudara melihat jaringan syaraf yang jutaan jumlahnya di dalam tubuh ini ? Juga pembuluh darah yang berseliweran kian kemari, kanan kiri, naik dan turun di seluruh tubuh kita? Dengan kemajuan teknologi, sekarang semuanya itu bisa dilihat dan difoto. Sampai bagian yang paling kecil pun dalam tubuh kita bisa dideteksi. Segala tulang pun bisa dilihat sampai ke dalam sum-sumnya. 

Tetapi ketika kami sedang bercakap-cakap dengan seorang teman, dia menyadarkan kami satu hal, ada 'sesuatu' yang tidak bisa ditangkap dengan foto atau rontgen paling canggih sekalipun. Karena ketika tubuh manusia ‘dibongkar’ hal itu tidak kelihatan kasat mata. Hal yang dimaksud disini adalah : memory. Dimanakah letak memory, atau ingatan itu disimpan ? Di otak, tentu saja. Tetapi disebelah mana dari otak kita, semua memory itu ada ? Kalau otak itu dibongkar, memory tetap tidak kelihatan. Ingatan tentang hal baik, hal buruk, menyenangkan, menyedihkan, menakutkan, kenangan dari masa kecil sampai sekarang. Begitu banyak. Dimana itu disimpan? Tidak kelihatan sama sekali. Itulah luar biasanya TUHAN.

Saudara, secanggih-canggihnya ilmu kedokteran dan sehebat-hebatnya computer ciptaan manusia, tetap tidak bisa menemukan memory yang disimpan di otak seorang manusia. Namun begitu, TUHAN tahu. IA tahu dimana itu disimpan. DIA tahu dimana dapat menemukannya. Dan DIA tahu apa saja isinya. Sampai bagian yang paling dalam. TUHAN tahu. Siapakah yang dapat menandingi kehebatan-NYA? DIA yang menciptakan otak yang sanggup menyimpan memory yang tidak kelihatan itu, DIA pula yang tahu apa isi memory kita. Tidak ada yang sukar bagi-NYA. Tidak ada yang bisa kita tutupi dari hadapan-NYA. Terpujilah TUHAN dengan segala kehebatan-NYA ! 

 

Betapa hebat, betapa kuat, dahsyatnya ALLAH kita

DIA berjaya atas semua perbuatan-NYA

Betapa hebat, betapa kuat, dahsyatnya ALLAH kita

DIA ternama, YESUS RAJA s'gala raja

TUHAN ALLAH kita

 

Ary dan Ester Handoko

Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam KRISTUS; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain

Roma 12 : 4 - 5

Saudara yang terkasih ;

Ada satu jenis minuman baru di Starbucks, yang dilaunching di beberapa minggu lalu, dan minuman itu hanya dimunculkan untuk jangka waktu tertentu saja. Minuman ini adalah perpaduan dari green tea dengan lime atau lemon. Rasanya manis, tetapi ada asam-asamnya. Dengan becanda seorang anak kami menyebut minuman ini sebagai 'beautifully weird', atau 'weird beautifully'. Yang artinya : perbedaan yang indah. Tetapi perbedaan yang indah itu, hanya bisa terjadi bila dicampur dengan takaran yang pas, dan yang bisa bikin itu adalah baristanya (pembuat minuman di café). Tanpa barista, kita tidak bisa mendapat perpaduan yang harmonis tersebut. 

Begitu pula dalam bergereja. Banyak perbedaan di antara kita umat-NYA, tetapi justru dengan perbedaan itu kita dapat memunculkan banyak warna yang indah, untuk kemuliaan TUHAN. Perpaduan yang harmonis dari perbedaan itu bisa terjadi, apabila kita ijinkan TUHAN yang bekerja di tengah kita. Seperti seorang barista yang mampu mencampur semua yang nampaknya tidak sesuai menjadi sesuatu yang terasa enak, begitu pula TUHAN mampu menyelaraskan aneka perbedaan di antara kita menjadi harmonisasi yang indah dirasakan. 

Ijinkan DIA bekerja di tengah kita…

 

Ku tau ALLAH bekerja, ku tau ALLAH bekerja,

Dalam segala perkara, ALLAH ku bekerja

Untuk kebaikan kita, umat yang mengasihi DIA,

yang dipanggil, sesuai dengan rencana-NYA

 

Ary dan Ester Handoko