Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini :'Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka ALLAH akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis dalam kitab ini. Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka ALLAH akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di kitab ini'

Wahyu 22 : 18-19

Saudara yang terkasih ;

Seusai acara Paskah D Movers, kami menemani pembicara tamu yang diundang hadir menunggu jemputan di pekarangan depan gereja. Sempat kami berbincang-bincang dengan beliau, dan tibalah pada pokok pembahasan soal nama lain dari ALLAH dan YESUS. Dengan senyum, beliau berkata,”Saya pernah katakan kepada orang yang mengajak saya berdebat soal hal itu demikian,’Marilah kita sama-sama mendoakan orang sakit, saya dengan nama YESUS, dan saudara dengan nama lain seperti yang saudara ketahui. Mari kita lihat, mana yang lebih berkuasa untuk menyembuhkan orang sakit tersebut.’ “ Sejujurnya, sudah 2 orang hamba TUHAN yang berkata demikian kepada kami, dan keduanya bukan hamba TUHAN biasa, tetapi mereka adalah hamba-hamba yang diurapi sangat luar biasa dalam pelayanan masing-masing. 

Saudara, jangan menambah atau mengurangi atau mengganti apa yang sudah tertulis di dalam Alkitab kita. Demikian sudah tertulis di dalam firman TUHAN, mengapa kita mau menambah hal baru dan mengurangi ( menghapus / mengganti ) perkataan firman ALLAH yang sudah dari sejak lama tertulis ? Tidakkah itu melanggar perintah ALLAH? Tidakkah saudara gentar akan hal ini? 

Ada pepatah dalam pelajaran bahasa Indonesia yang berbunyi : Bagaikan pungguk merindukan bulan, punai di tangan dilepaskan. Yang artinya : mengharapkan sesuatu yang belum tentu, tetapi apa yang sudah didapat ditinggalkan. Mengapa memegang / mempercayai suatu ajaran baru, yang belum terbukti kebenarannya, dan melepaskan ajaran lama yang Alkitabiah? Mengapa melepaskan Nama Yang Ajaib itu, dan menggantikannya dengan nama lain, yang asing untuk diucapkan ?

 

Itu nama yang indah, nama YESUS,

Itu nama yang indah, dari Surga mulia, 

Bimbang takut diusirnya, hati susah dihibur-NYA,

Nama YESUS yang indah, yang ku cinta….

 

Ary dan Ester Handoko

"Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya"

Yohanes 15 : 13

Saudara yang terkasih ;

Sebuah acara di tivi Korea yang berjudul “Hello Counsellor” mengisahkan akan seorang nenek yang begitu cinta pada cucunya, sehingga ia berbuat ekstrim demi melihat cucunya bahagia. Jika makan ayam, biar cucunya makan dagingnya, dia hanya mau makan tulangnya. Bila cucunya membuang celana bekasnya, oleh si nenek celana bekas ini diambilnya dan dipakainya. Bila cucunya memberi dia uang, si nenek sama sekali tidak mau menggunakannya, karena kasian kepada cucunya yang uangnya berkurang gara-gara dia. Sedemikian parah ‘cinta’ si nenek yang berlebihan, sampai cucunya tidak tahan lagi, dan mendaftarkan diri kepada acara TV ini, untuk bertanya kepada counsellor atau penasihat, bagaimana caranya mengatasi masalah ini. 

Saudara, tidak bisa disangkali, kasih sang nenek dalam kisah di atas, sungguh luar biasa. Si nenek rela ‘tidak punya apa-apa’ demi melihat cucunya 'punya segalanya.' Dia sudah berbahagia, bila melihat cucunya berbahagia. Dan memang begitulah kata dunia. True love, itu adalah bila : Kebahagiaan orang lain menjadi kebahagiaan kita. Tetapi YESUS berkata, "Cinta-KU kepadamu, jauh lebih besar dari cinta nenek itu." Dan itu memang benar serta sudah terbukti ! Perayaan Jumat Agung dan Paskah yang kita adakan minggu ini, menceritakan tentang betapa besarnya KASIH YESUS kepada kita. Tema Getsemani sengaja diangkat untuk Paskah kali ini, karena di Getsemani lah, YESUS buktikan bahwa IA merelakan Tubuh-NYA diserahkan, dan kemudian dihancurkan, untuk menebus dosa kita.  Nenek itu mungkin telah berkorban banyak buat cucunya, tetapi pengorbanan YESUS di kayu salib, tak tertandingi oleh siapapun ! 

 

The celebration of HOLY LOVE…

The day or resurrection…

The day that brings us new hope…

Have a great and wonderful Easter !

 

Ary dan Ester Handoko

Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak….. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu !

II Timotius 3 : 1 - 5

Saudara yang terkasih ;

Semakin dekat UNAS, maka seorang murid biasanya akan dibombardir dengan banyak sekali test serta ujian try out. Begitu banyaknya, sampai ada seorang anak DMover’s yang bercerita bahwa saat dia mau lulus SD, ujian try out yang dia lewati tak terhitung lagi. Kurang lebih 25 kali ikut try out, katanya. Baik yang diadakan di sekolah, yayasan, maupun sampai tingkat kecamatan. Belum lagi sederet ujian praktek dan UAS sekolah itu sendiri. Semuanya harus dilewati seorang murid, saat mendekati kelulusan. Itu pula yang saat ini sedang dijalani anak kami yang terakhir, sebab sebentar lagi akan lulus SD. Tidak mudah, dan terkadang kasihan juga melihat aktifitasnya yang menguras tenaga, tetapi memang semua itu harus dijalani demi melewati jenjang SD dan masuk ke SMP.

Saudara, menjelang jaman akhir, test dan ujian yang TUHAN berikan juga semakin banyak, semakin sering, dan semakin intens. Baik itu ujian kecil-kecil yang sehari-hari kita hadapi, maupun ujian besar yang kadang-kadang menghadang kita. TUHAN makin galak, reward dan punishment untuk menilai, semakin diperketat. Makanya jangan heran bila segala sesuatu seperti kait mengait, karena memang demikianlah kenyataannya. Semakin kita mendapat nilai baik di mata TUHAN, semakin cepat kita mendapat ‘hadiah’ atau reward. Tetapi semakin kita banyak bandel, tidak taat, tidak nurut, membangkang serta berbuat dosa, semakin sering pula kita mendapat pukulan TUHAN. 

"Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. Buanglah mulut serong daripadamu dan jauhkanlah bibir yang dolak-dalik daripadamu. Biarlah matamu memandang terus ke depan dan tatatpan matamu tetap ke muka. Tempuhlah jalan yang rata dan hendaklah tetap segala jalanmu. Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, jauhkanlah kakimu dari kejahatan" Amsal 4 : 23 – 27

 

Ary dan Ester Handoko

Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel :”Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab AKU telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat ALLAH; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati,"

I Samuel 16 : 7

Saudara yang terkasih ;

Melewatkan satu malam bersama anak-anak menonton film kartun, adalah salah satu hiburan kami. Terakhir, kami menonton film Zootopia, film yang bercerita tentang dunia binatang. Di sana diceritakan tentang seekor kelinci putih cewek yang badannya kecil (sebab dia adalah kelinci), yang bercita-cita menjadi seorang polisi pembela kebenaran. Dan yang awalnya kelinci kecil ini diremehkan karena badannya yang kecil (dibanding badak, kuda nil, dan lain-lain binatang yang menjadi polisi juga), akhirnya semua mengakui bahwa dia adalah seorang pahlawan, setelah dia berhasil membongkar suatu kejahatan besar. Kami bercanda kepada satu anak kami yang badannya relatif lebih kecil dibanding yang lain, dan berkata kepadanya,”Walaupun badanmu kecil, tapi kamu seorang pemimpin. Jadilah pemimpin yang mumpuni, kecil-kecil cabe rawit…”

Saudara, jangan pandang seseorang dengan perawakannya, atau penampilannya. Kita bisa tertipu. TUHAN sendiri, ketika IA memilih seseorang untuk dijadikan raja atas bangsa Israel, bukan perawakan yang IA lihat. Bukan pula kelihaian memanah atau berperang, melainkan DIA melihat HATI. Firman di atas sungguh luar biasa, dan menjadi dasar bagi orang pilihan TUHAN. Apa yang DIA lihat bukan seperti yang manusia lihat, bukan rupa, bukan pula harta. Melainkan hati yang rela dengan ikhlas dan tulus melayani DIA. Hati yang mau diubah sesuai dengan yang TUHAN mau. Hati yang rela dipenuhi dengan firman-NYA dan sedia melakukan apa yang DIA perintahkan. Hati yang tidak penuh dengan pembangkangan, atau pertanyaan, tetapi hati yang polos, jujur, serta tulus mau berjalan sesuai kehendak-NYA. 

 

KAU bukan TUHAN yang melihat rupa, 

KAU bukan TUHAN yang memandang harta,

Hati hamba yang slalu KAU cari

Biar KAU temukan di dalam ku….

They conquered death to bring me victory

HE lives, to take away my shame

And HE lives, forever I’ll proclaim

That the payment for my sins

Was the precious life HE gave

But now HE’s alive and there’s an empty grave !

 

Saudara, bahkan di saat keadaan semua nampaknya tunggang langgang, terbalik-balik tidak karuan, tetap TUHAN itu Maha Benar. DIA Maha Kuasa, and HE STILL IN CONTROL ! TUHAN tetap mengatur segala sesuatu. Jangan mencoba berbantah-bantah dengan TUHAN. TUHAN melakukan segalanya dengan tujuan tertentu, yang kita tidak ketahui. DIA punya alasan untuk hal itu. TUHAN punya rencana, dan rencana itu untuk kebaikan kita. Lagu di atas menceritakan kebesaran TUHAN, DIA atur segalanya, seluruh alam semesta. DIA benar-benar hidup ! Percayalah dan berharaplah hanya kepada-NYA. 

 

I know my Redeemer lives, 

Because HE lives, I can face tomorrow,

HE lives, I spoke with HIM this morning,

HE lives, the tomb is empty…

I’m gotta tell everybody….. 

 

Ary dan Ester Handoko

Maka jawab TUHAN kepada Ayub : 'Apakah si pengecam hendak berbantah dengan Yang Mahakuasa ? Hendaklah yang mencela ALLAH menjawab !' Maka jawab Ayub kepada TUHAN : 'Sesungguhnya, aku ini terlalu hina; jawaban apakah yang dapat kuberikan kepada-MU ? Mulutku kututup dengan tangan. Satu kali aku berbicara, tetapi tidak akan kuulangi; bahkan dua kali, tetapi tidak akan kulanjutkan'.

Ayub 40 : 1 - 5

Saudara yang terkasih;

Ada sebuah lagu, yang berbicara tentang kebesaran TUHAN, sayangnya dalam bahasa Inggris, tetapi semoga saudara mengerti artinya, ( bila tidak, bisa tanya kepada teman disebelahnya ), dan lagu ini begitu memberkati kami, terlebih di saat masa sengsara kematian YESUS dan Paskah sudah begitu dekat…

 

Who taught the sun where to stand in the morning ?

And who told the ocean you can only come this far ?

And who showed the moon where to hide till evening ?

Whose words alone can catch a falling star ?

Well I know, my Redeemer lives

I know, my Redeemer lives

All of creation testifies

This life whitin me cries

I know my Redeemer lives

The very same GOD that spins things in orbit

Runs to the weary, the worn and the weak

And the same gentle hands that hold me when I’m broken

They conquered death to bring me victory

HE lives, to take away my shame

And HE lives, forever I’ll proclaim

That the payment for my sins

Was the precious life HE gave

But now HE’s alive and there’s an empty grave !

 

Saudara, bahkan di saat keadaan semua nampaknya tunggang langgang, terbalik-balik tidak karuan, tetap TUHAN itu Maha Benar. DIA Maha Kuasa, and HE STILL IN CONTROL ! TUHAN tetap mengatur segala sesuatu. Jangan mencoba berbantah-bantah dengan TUHAN. TUHAN melakukan segalanya dengan tujuan tertentu, yang kita tidak ketahui. DIA punya alasan untuk hal itu. TUHAN punya rencana, dan rencana itu untuk kebaikan kita. Lagu di atas menceritakan kebesaran TUHAN, DIA atur segalanya, seluruh alam semesta. DIA benar-benar hidup ! Percayalah dan berharaplah hanya kepada-NYA. 

 

I know my Redeemer lives, 

Because HE lives, I can face tomorrow,

HE lives, I spoke with HIM this morning,

HE lives, the tomb is empty…

I’m gotta tell everybody….. 

 

Ary dan Ester Handoko