Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. TUHAN sudah dekat !

Filipi 4 : 5 

Saudara yang terkasih ;

Minggu lalu, hampir semua mata masyarakat Indonesia (dan bahkan mata dunia) tertuju kepada satu peristiwa yang luar biasa yang terjadi di negeri kita, yaitu jatuhnya vonis hukuman 2 tahun kepada gubernur Jakarta, pak Ahok. Kita semua sepakat, bahwa apa yang dia alami sungguh tidak adil. Seolah-olah kebaikan yang sudah dia tanam selama 4 tahun setengah, sama sekali tidak diperhitungkan dan dikalahkan hanya dengan ucapan dia yang kebablasan tentang agama lain. Sejuta kali pun dia meminta maaf, sepertinya tidak dianggap berharga oleh hakim dan para jajarannya. Namun indahnya, walaupun dia tidak berusaha membela diri dengan berteriak-teriak tanda tidak terima atas keputusan hakim, begitu banyak manusia yang membelanya sampai mengadakan bermacam aksi akbar. Dari mulai mengirimkan bunga dan balon sampai berjumlah ribuan di balai kota, pagelaran lagu-lagu kebangsaan oleh orchestra terkenal, sampai menggelar aksi lilin yang menyala di pelbagai kota bahkan sampai di seluruh dunia. 

Apa yang mendasari sampai mereka dengan gigih berkorban waktu, harta dan tenaga untuk hanya membela nama baik seseorang ? Sebabnya karena 1 hal saja : mereka ingat akan budi baik yang pak Ahok lakukan semasa menjabat sebagai pemimpin mereka. Mereka belum lupa saat gubernur mereka memperjuangkan hak-hak mereka sebagai warga DKI Jakarta, apa yang sudah dia perbuat selama 4 tahun lebih. Mereka tahu, pejabat yang satu ini berbeda dengan pejabat-pejabat sebelumnya yang tidak berbuat banyak, malah membiarkan korupsi meraja lela dimana-mana. Pada akhirnya, perbuatan baik Ahok lah yang membuat ia dicintai begitu banyak massa. 

Saudara, kita pun perlu melakukan hal yang sama. Alkitab perintahkan untuk kita berbuat baik selalu. Kepada siapapun. Supaya nama TUHAN dipermuliakan. Karena TUHAN sudah dekat ! Di dalam perbuatan baik kita, kita menyandang Nama TUHAN, karena kita adalah pengikut-NYA ! Dan pada akhirnya, bila kita sudah kembali kepada-NYA, hanya perbuatan baik kita lah yang akan dikenang oleh orang disekitar kita. Bukan kekayaan kita, bukan prestasi kita, bukan pula kepandaian kita. 

Teruslah berbuat baik kepada semua orang, 

selagi ada kesempatan

 

Ary dan Ester Handoko

Tetapi karena kasih sayang-MU yang besar ENGKAU tidak membinasakan mereka sama sekali dan tidak meninggalkan mereka, karena ENGKAUlah ALLAH yang pengasih dan penyayang

Nehemia 9 : 31

Saudara yang terkasih ;

Ada sebuah quote, atau kata mutiara di line, yang menarik perhatian kami. Quote itu berbunyi demikian : ‘Karena luka bisa ngebuat seseorang males untuk jatuh cinta….’ Kata-kata yang indah, namun mengandung arti luka yang mendalam. Luka yang sulit disembuhkan. Mungkin yang membuat quote ini pernah disakiti hatinya atau ditinggalkan oleh orang yang dikasihinya, sehingga ia malas untuk jatuh cinta lagi. Enak diucapkan, enak didengar, tapi artinya tidak melegakan hati…. Jika memakai istilah anak jaman sekarang, maka bisa dibilang yang bikin quote ini Baper, alias : bawa perasaan. Mudah tersinggung, mudah marah, mudah terluka, itulah orang yang baper… 

Saudara, untung TUHAN tidak baper-an. Seandainya DIA baper dengan apa yang telah manusia perbuat, tidak akan DIA bersusah payah menyelamatkan kita. Tidak akan DIA bersusah payah mengirim banyak nabi-nabi-NYA, besar atau kecil, untuk menyadarkan bangsa Israel akan kesalahannya. Tidak akan pula IA bersusah-susah mengirim Anak-NYA sehingga mati di kayu salib untuk menebus dosa kita. Untung DIA tidak baper-an. Kita memang pernah berbuat dosa besar, terhilang dari hadapan-NYA. Tetapi DIA tidak menyimpan dendam, sesaat sesudah kita meminta ampun kepada-NYA, DIA memeluk kita dan memberikan anugerah pengampunan yang luar biasa besar. Bahkan berkat-berkat-NYA dicurahkan kepada kita, tanpa mengingat lagi segala dosa-dosa yang kita telah lakukan di masa yang silam.

TUHAN kita ternyata tidak baper, apakah kita masih suka baper? Contohlah DIA, belajarlah daripada-NYA… 

"Marilah, baiklah kita beperkara ! –firman TUHAN- Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba" Yesaya 1 : 19 

 

Ary dan Ester Handoko

Sebab ENGKAUlah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.

Mazmur 139 : 13

Saudara yang terkasih ;

Seperti kita ketahui bersama, saat ini ada seorang artis papan atas yang sedang terbaring sakit keras karena terkena kanker serviks. Dia berinitial JP. Semua daya, upaya dokter telah dikerahkan, dana dari berbagai pihak juga mengalir deras untuk biaya pengobatannya yang sangat mahal. Banyak simpati sudah dilayangkan kepadanya, tetapi penyakitnya terlihat semakin parah saja dan ajal seperti sudah menunggunya di depan mata..

Beberapa hari lalu, tanpa sengaja kami menonton sebuah you tube tentang artis ini, yang direkam beberapa tahun yang lalu di saat dia masih sangat sehat. Rupanya di suatu acara tv, dia pernah diramal oleh seorang cenayang terkenal, dan cenayang itu mengatakan bahwa masa depannya kelam, seperti tertutup oleh banyak awan tebal dan bergumpal-gumpal. Mendengar hal itu, tak ayal artis ini menangis tersedu-sedu, karena ramalan tentang dirinya begitu buruk. Namun selain ramalan buruk itu, tidak ada lagi yang bisa dikatakan oleh cenayang itu untuk menghibur dia, karena hanya itulah yang bisa dia lihat. Dan rupanya, nampaknya ramalan buruk itu sekarang sedang terjadi lewat sakit yang dideritanya… 

Saudara, melihat dari cerita artis di atas ini, menjadi satu pelajaran buat kita untuk kita tidak memegang perkataan peramal, siapapun dia. Sebab peramal memang mungkin bisa mengetahui apa yang terjadi di masa depan, namun dia tetap TIDAK BISA MENGUBAHNYA! Hanya TUHAN yang mampu membalikkan masa depan kita dan memberikan kita masa depan baru yang penuh harapan. DIA lah tempat kita bersandar dan menaruh harapan kita. DIA tidak pernah memberikan yang jelek, merancangkan yang buruk dalam untuk hidup kita. Mengapa ? Karena DIA yang menciptakan kita, dan DIA ciptakan untuk Tujuan yang MULIA. DIA lah yang menenun kita dalam kandungan ibu kita … sejak dari dalam kandungan kita telah dikenal-NYA …. 

Saudara, hampirilah hanya YESUS TUHAN yang mampu merubah keadaan seburuk apapun, jangan yang lain.. 

 

How wonderful, how beautiful,

Name above every name

Exalted high…..

How wonderful, how beautiful,

JESUS Your Name,

Name above every name, 

JESUS !!

 

Ary dan Ester Handoko

YESUS berkata :"Ya BAPA, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-NYA

Lukas 23 : 34

Saudara yang terkasih ;

Aneka perayaan Paskah baru saja berakhir. Tetapi gempitanya masih kita rasakan sampai sekarang. Kadang, karena aneka kesibukan yang kita lakukan, kita lupa, bahwa di balik gempita Paskah ada hal-hal dahsyat yang sudah TUHAN lakukan untuk kita. Marilah kita mengingat ulang sejenak akan peristiwa itu …

 

Di balik gempita Paskah, ada tangan yang tertusuk paku..

Di balik gempita Paskah, ada kepala yang dihunjam oleh makota duri…

Di balik gempita Paskah, ada kaki yang dipaku di kayu salib yang kasar…

Di balik gempita Paskah, ada pipi yang merah dan kasar karena ditampar oleh para prajurit…

Di balik gempita Paskah, ada punggung yang hancur didera cambuk penuh duri…

Di balik gempita Paskah, ada lambung yang berlubang ditusuk lembing prajurit Romawi… 

Di balik gempita Paskah, ada mata yang dengan sedih melihat manusia yang penuh dosa…

Di balik gempita Paskah, ada tubuh yang telanjang karena jubahnya dirampas oleh para prajurit..

Di balik gempita Paskah, ada hati yang penuh belas kasihan terhadap seluruh isi bumi….

Di balik gempita Paskah, 

… ada doa yang terucap memohon ampunan buat saudara dan saya….

 

Ary dan Ester Handoko

Seperti banyak orang akan tertegun melihat dia – begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi – demikianlah ia akan membuat tercengang banyak bangsa, raja-raja akan mengatupkan mulutnya melihat dia, sebab apa yang tidak diceritakan kepada mereka akan mereka lihat, dan apa yang tidak mereka dengar akan mereka pahami

Yesaya 52:14 - 15

Saudara yang terkasih ;

Pada saat almarhum mama kami yang terkasih berpulang, dan papa masih ada, dalam kesedihan yang mendalam dia berulang kali berkata :”Apakah ini salah? Rasanya ada yang salah… Ada yang salah dalam urutan panggilan..,harusnya aku dulu yang mati…bukan dia…” Begitu berulang-ulang dikatakannya. Sebab sewaktu mereka berdua masih hidup, sering papa memesankan kepada mama apa-apa yang harus ia lakukan jikalau papa dipanggil pulang lebih dahulu oleh TUHAN. Tetapi ternyata, kenyataan berbicara lain….

Saudara, ketika YESUS terpaku di kayu salib, tanpa daya, sepertinya tidak bisa membebaskan Diri-NYA sendiri dari siksa salib, semua murid, juga para wanita yang mengiringNYA, bertanya-tanya dalam hati : Apakah ada yang salah ? Apakah DIA bukan Messias yang dijanjikan itu ? Apakah ALLAH salah mengutus YESUS ? Apakah keputusan YESUS untuk menerima salib itu juga keliru ? Pastinya ada yang tidak benar dalam skenario ini. Harusnya endingnya seperti cerita-cerita heroik pada umumnya, bahwa semuanya akan berakhir bahagia. Sang Juru Selamat akan menang dengan mudah dan para lawan akan ditaklukkan tanpa banyak kesulitan. Apakah ada yang salah ?

Saudara, tidak ada yang salah dalam keputusan ALLAH. Ketika semua penghuni Sorga terdiam melihat penderitaan YESUS, dan bumi pun tergugu melihat begitu berat penderitaan yang harus IA alami, saat itulah sesungguhnya kemenangan sudah di tangan YESUS. Sebab di saat yang sama, iblis terhenyak melihat ADA SESEORANG yang RELA MENYERAHKAN NYAWA-NYA ganti dosa seluruh umat manusia ! Tanpa banyak tepuk tangan, YESUS telah meraih kemenangan itu !

Tidak ada yang salah dalam peristiwa kematian YESUS, karena semuanya sesuai dengan rencana agung ALLAH…. 

Tidak ada yang salah, bila YESUS disalibkan, sebab hanya dengan cara itulah kita bisa menerima DIA sebagai Juru Selamat…. 

 

Selamat merayakan Paskah, 

kemenangan YESUS di atas kayu salib, 

adalah juga kemenangan kita semua

 

Ary dan Ester Handoko