Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada KRISTUS YESUS. Segala tulisan yang diilhamkan ALLAH memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan ALLAH diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik"

II Timotius 3 : 15-17 

Saudara yang terkasih ;

Suatu saat kami berbincang dengan seorang anak TUHAN yang setia beribadah, namun kami tahu bahwa di dalam hidupnya ada banyak masalah yang dirinya sendiri tidak dapat mengatasinya. Dia sangat memerlukan pertolongan dan tuntunan TUHAN. Langkah pertama yang kami sampaikan adalah : coba ambil waktu saat teduh setiap malam untuk membaca Alkitab. Bisa sendirian, atau berkelompok dengan anggota keluarganya di rumah. Gereja sudah menyediakan pembacaan Alkitab tahunan sebagai tuntunan. Tidak jadi masalah kalau dia membacanya terlambat, dimulai dari bulan ini, misalnya. Yang penting, cobalah dimulai dulu.  Start dulu. Tetapi dengan tegas dia berkata,”Wah, untuk itu saya ngga ada waktu. Seharian dari pagi saya sudah bekerja, malam hari biasanya saya sudah teler. Mata sudah tidak bisa dibuka lagi. Pengen istirahat saja bawaannya.” 

Sungguh sangat disayangkan bahwa dia tidak mau mencoba melakukan hal yang baik ini. Tetapi memang kemauan untuk memulai sesuatu yang baru itu tidak mudah. Perlu pengorbanan waktu dan tenaga. Apalagi di malam hari, ketika tubuh sudah bersiap untuk istirahat. Tetapi seandainya saja dia mau mencobanya, tentu dia akan merasakan sukacitanya ketika menemukan mutiara-mutiara yang tersembunyi di dalam Firman TUHAN itu. Begitu banyak intan permata bertaburan di dalam kitab ajaib itu, yang makin digali semakin banyak yang dapat ditemukan. Semua intan permata itu sangat berguna bagi kita sebagai pedoman dalam menjalani hidup. Bahkan firman itu menuntun kita juga untuk bisa berdoa tepat seperti yang DIA mau. 

Saudara, mari sediakan waktu untuk menggali isi Alkitab dan merenungkan firmanNYA. Setelah itu kita bisa merasakan ROH KUDUS menerangi jalan kita dengan tuntunan-NYA, semua tingkap langit dibukakan, dan berkat-NYA tercurah atas kita. Amin.

 

Aku percaya firman-MU ya dan amin,

Kasih-MU setia di dalam hidupku….

 

Ary dan Ester Handoko

Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak AKU

Matius 11 : 6

Saudara yang terkasih ;

Ada seorang aktor yang baru saja menikah dan menjadi sorotan di media massa. Pasangannya juga seorang artis yang cukup terkenal. Tidak menjadi masalah jika keduanya awalnya memiliki keyakinan yang sama, tetapi sangat disayangkan ketika diketahui bahwa ternyata sang aktor sampai berpindah agama karena keinginan menikah dengan wanita ini. Dahulu sang aktor adalah seorang pengikut KRISTUS, tetapi sekarang sudah menyeberang ke agama yang berbeda. Sungguh sangat disayangkan. Dia tidak sadar bahwa dia sudah menukar KRISTUS dengan kesenangan sementara di saat awal pernikahan saja. Dia sudah menukar hal yang abadi dengan sesuatu yang fana dan sangat sementara….

Saudara, jauh sebelum itu, di dalam Alkitab tercatat, bahwa YESUS telah beberapa kali mengingatkan murid-murid-NYA untuk berhati-hati terhadap godaan ini. Mengatas-namakan cinta, atau kedamaian di dunia, atau pertemanan dalam sebuah club, atau apa saja, dan mencampakkan keselamatan di dalam nama KRISTUS. YESUS berkata, ”Berbahagialah mereka yang tidak menjadi kecewa dan menolak AKU.” Marilah kita jujur terhadap diri masing-masing, benarkah DIA pernah mengecewakan kita? Apakah pernah DIA memungkiri kesetiaan-NYA? Apakah pernah DIA tidak menggenapi janji-NYA? Apakah sering DIA tidak menjawab doa-doa kita? 

Sesungguhnya, DIA adalah TUHAN yang setia, yang Maha Kuasa, yang selalu sedia menolong disaat kita tak berdaya. Bahkan DIA memberikan keselamatan kepada jiwa kita dan mengajak kita masuk ke dalam Sorga yang kekal. Saudara, jangan pernah tinggalkan DIA, apapun yang terjadi, atau saudara akan menyesal nanti…. 

 

Jangan menyerah, jangan berhenti berharap pada-NYA,

Walau kelam di depanmu, tiada jalan bagimu….

Jangan menyerah, jangan berhenti percaya pada-NYA,

Ijinkanlah DIA bekerja, memb’ri jalan bagimu….

 

Ary dan Ester Handoko

"Dimanakah engkau, ketika AKU meletakkan dasar bumi? Ceritakanlah, kalau engkau mempunyai pengertian!"

Ayub 38 : 4

Saudara yang terkasih ;

Terkadang ketika himpitan datang, seakan hidup kita di ambang kehancuran. “Dimanakah TUHAN?” kata sebagian orang. “TUHAN, tolong aku segera, kalau tidak, matilah aku sekarang !” doa beberapa orang yang lain. Teriakan-teriakan minta tolong, yang walaupun  tidak terucap dari mulut kita, hanya bergema di dalam hati, itu TUHAN dengar. TUHAN mengetahui segala sesuatu, bahkan sebelum semuanya terjadi. TUHAN tahu disaat kita sedang dalam kesesakan. Teriakan minta tolong, terdengar oleh-NYA. Dan buat menolong kita, itu bukanlah hal yang terlampau sukar untuk-NYA.

Ayat di dalam kitab Ayub menggambarkan, betapa kecilnya dan betapa tak berdayanya kita dibanding dengan keMaha Kuasaan TUHAN. Mengapa sampai TUHAN berbicara begitu panjang lebar kepada Ayub ketika itu ? Karena Ayub berteriak-teriak minta keadilan. Dan ia mulai tidak sabar dengan semua keadaan yang serba tunggang langgang disekelilingnya. Di saat dia mulai datang kepada TUHAN dengan pembelaan dirinya yang tidak bersalah, di saat itulah TUHAN datang dan berfirman dengan dahsyatnya kepada Ayub. TUHAN menantang Ayub, siapa yang lebih berkuasa atas hidup Ayub, TUHAN atau Ayub sendiri. Bahkan sampai-sampai TUHAN membeberkan cara DIA menata alam semesta dan segenap binatang ciptaan-NYA (bacalah Ayub 38 secara keseluruhan). DIA menantang Ayub apakah Ayub bisa melakukan hal yang sama.

Saudara, ada pelajaran berharga dari kisah Ayub di atas. Di saat keadaan sekacau apapun, jangan berhenti berharap kepada TUHAN, karena DIA berdaulat ! DIA yang ciptakan kita, dan DIA SANGGUP memuliakan hidup kita. Percayailah akan hal itu, dan jangan jengkelkan hatiNYA karena ketidakpercayaan kita. Jangan pernah ragukan TUHAN, apapun yang terjadi !

 

ALLAH itu bagi kita

Tempat perlindungan dan kekuatan  

Sebagai Penolong dalam kesesakan

Sangat terbukti… 

 

Ary dan Ester Handoko

Demikian juga halnya dengan iman : Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati

Yakobus 2 : 17

Saudara yang terkasih ;

Sewaktu sedang membuka rekening di sebuah bank, petugas bank menjelaskan, bahwa rekening yang baru ini seharusnya tetap dijaga supaya terus aktif setiap bulannya. Sebab bila rekening itu ‘tidur’, atau tidak bergerak selama 6 bulan, artinya tidak ada penambahan maupun pengurangan sama sekali terhadap jumlah uang dalam rekening itu (atau dalam istilah perbankan : dormant account atau rekening tidur), maka pada bulan ke 7 rekening tersebut akan kena denda. Demikian seterusnya di bulan-bulan berikutnya. Setiap bulan rekening tersebut dikenai denda sebesar yang sudah ditetapkan oleh bank yang bersangkutan. Jadi, untuk sebuah rekening yang ‘tidur’, apalagi yang jumlah bunganya lebih kecil dari denda yang dikenakan, yang didapat bukannya untung, tapi malah merugi setiap bulan.

Saudara, seperti tabungan yang tidak diaktifkan, demikian juga iman kita jika tanpa perbuatan. Kita sudah ditebus, sudah diselamatkan oleh KRISTUS, tetapi apabila kita tidak mengerjakan keselamatan kita dengan melayani TUHAN dan menjadi berkat buat sesama, jangan kaget bila tiba-tiba sesuatu terjadi sebagai akibat atas iman yang ‘mati’ itu. Ingat apa yang sudah disampaikan oleh pembicara doa malam Selasa yang lalu, mari kita memupuk iman kita dengan mengerti akan firman TUHAN dan berlaku sesuai, selaras dengan firman itu. Dengan demikian iman kita akan bertumbuh. Kepercayaan kita akan semakin besar. Dan kita akan menyaksikan perbuatan-perbuatan TUHAN yang ajaib bagi kita ! 

Kerjakan iman percaya kita, 

jangan biarkan iman itu tertidur. 

Bangunlah, 

dan lakukanlah yang terbaik buat TUHAN !  

 

Ary dan Ester Handoko

AKU tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi AKU menyebut kamu sahabat, karena AKU telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah KUdengar dari BAPAku

Yohanes 15 : 15

Saudara yang terkasih ;

Di dalam dunia yang makin lama makin sukar ini, mendapati seorang sahabat yang selalu setia mendampingi kita di saat susah dan senang, tidaklah mudah. Buat yang telah seumur dengan kami, penawaran untuk ikut reuni ini itu, tentu sering saudara terima. Biasanya penawaran itu disertai embel-embel perkataan: ’Mumpung masih sehat dan kuat, mari kita kumpul-kumpul bersama. Kapan lagi. Siapa tahu waktu kita sudah tidak banyak.’ Tetapi, manfaat apa yang bisa kita dapat dalam reuni-reuni semacam itu? Kita dekat sebentar, akrab sebentar, semasa acara reuni, dan mungkin akan disambung selanjutnya lewat WA, line, Facebook, Instagram, telepon, dan hal lainnya. Tetapi di saat kita sedih, saat ada beban berat menindih hati kita, bisakah kita berbagi dengan teman-teman itu? Bukankah mereka juga telah kembali sibuk dengan aktifitas masing-masing? 

Saudara, sebuah lagu yang amat jadul mengingatkan kami, bahwa masih ada satu Sahabat atau Sobat, yang setia bersama kita, dalam keadaan apapun yang kita hadapi. DIAlah YESUS. Lagu jadul yang kata-katanya mungkin terdengar ‘lucu’ di masa sekarang ini kembali terngiang. Tidak usah kita takut tak punya teman untuk berbagi cerita atau curhat, karena YESUS selalu di sisi kita. DIA akan tetap menjadi Sobat kita yang setia. Sampai selama-lamanya. 

Berikut kata-kata lagu yang amat jadul itu, semoga menjadi berkat buat kita semua :

YESUS ada sobat kita

Amat tulus dan benar

IA dengan sukacita

Hentar kita bergemar

 

Reff :

Banyak kali dosa untung

Setia damai hilanglah

Karna tidak minta tolong 

Pada Sobat itulah

 

YESUS gerbang mawar saron

Bintang fajar yang mulia

Yang terindah dari s’mua

S’tiap orang harus tau

(kembali ke refrain…)

 

Ary dan Ester Handoko