Saudara yang terkasih;

Hari ini di dalam kebaktian pagi dan sore, seluruh pelayan TUHAN memakai baju batik. Bahkan pelayan perjamuan kudus juga semuanya memakai baju batik. Mengapa? Karena tepat pada hari ini, 2 Oktober, bangsa Indonesia memperingati hari batik nasional. Sebagai anak bangsa ini, kita harus bangga bahwa akhirnya batik diakui oleh dunia sebagai warisan sejarah budaya asli bangsa Indonesia. Tadinya sempat ada klaim dari negara tetangga kita, Malaysia, bahwa batik adalah budaya asli mereka. Hal inilah yang mendasari bangsa kita untuk memperjuangkan bahwa batik adalah budaya asli kita. Dan atas berkat TUHAN, akhirnya UNESCO pada tanggal 3 September 2008 menetapkan bahwa negara Indonesia lah yang memiliki warisan batik tersebut.

Bukan hanya sampai disitu saja. Bahkan dunia, melalui UNESCO mengakui serta memberikan apresiasi bahwa mulai tanggal 2 Oktober 2009 ditetapkan sebagai Hari Batik DUNIA. Itu sungguh suatu anugerah luar biasa untuk bangsa kita ini. Suatu pengakuan dunia kepada budaya lokal, khususnya masyarakat bangsa Indonesia !

Saudara, jadi sekarang kita semua sudah sama-sama sepakat dan mengerti, bilamana ditanya apakah 2 Oktober itu Hari Batik Nasional atau Hari Batik Sedunia ? Jawabnya adalah : kedua-duanya sama-sama benar! Memang hari ini adalah peringatan Hari Batik Nasional sekaligus Hari Batik Sedunia. Haleluyah… 

 

Ary dan Ester Handoko

Di rumah BAPA-KU banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu AKU mengatakannya kepadamu. Sebab AKU pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila AKU telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, AKU akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-KU, supaya di tempat di mana AKU berada, kamu pun berada

Yohanes 14 : 2 – 3

Saudara yang terkasih ;

Ketika seorang anak kami mulai belajar bekerja di sebuah broker penyedia rumah, ada sebuah pesan dari seniornya yang berkata demikian : ‘pastikan bahwa semua orang yang engkau kenal tahu bahwa engkau bekerja di tempat ini.’ Apa maksudnya pesan ini ? Maksudnya supaya bila ada orang yang hendak mencari rumah, ruko, tanah atau menjualnya, bisa segera menghubungi dia sebagai salah satu agennya. 

Hampir mirip dengan hal itu, kami pun bekerja di ladang TUHAN. Kami ceritakan kepada semua orang di sekeliling kami tentang pekerjaan kami. Tidak perlu sungkan, tidak perlu malu. Kami ceritakan tentang adanya Rumah yang disediakan oleh TUHAN YESUS yang kami layani. Rumah itu sudah stand by untuk setiap orang yang mau menerima, dan rumah itu adanya di Sorga. Kami ceritakan tentang TUHAN YESUS dan apa yang dikerjakan-NYA selama di dunia ini, sampai orang itu merasa yakin bahwa ia memerlukan Keselamatan itu dan  memerlukan Kunci untuk bisa memasuki Rumah itu.

Saudara, renungan hari ini bukan renungan tentang kematian, tetapi tentang kepastian masa depan. Bila ditelusuri lebih lanjut, ayat emas diatas sebelumnya berbunyi : jangan kuatir dan jangan gelisah hatimu. Itulah yang harus kita rasakan setiap hari. Janganlah kuatir, dan janganlah gelisah. Ingatlah, sebuah Rumah sudah tersedia untuk kita…..

 

Ku ingin setia sampai akhir,

Selesaikan pertandingan hidupku,

Bawa ku ke tempat dimana KAU ada,

Tinggal bersama-MU s’lamanya…….

 

Ary dan Ester Handoko

Berilah dan kamu akan diberi….

Lukas 6 : 38

Saudara yang terkasih ;

Dalam suatu kesempatan ketika kami masih berjemaat di gereja di Jakarta, kami pernah mengunjungi sebuah panti asuhan Kristen. Di panti ini, terdapat puluhan anak laki-laki dan anak perempuan yang diasuh. Kami diberi kesempatan untuk melihat-lihat ke kamar mereka, dan hati kami trenyuh melihat deretan kasur kamar anak-anak perempuan. Di atas masing-masing kasur, ada sebuah boneka untuk menemani mereka tidur. Dan karena mungkin sudah terlalu sering dipeluk setiap malam, boneka-boneka yang tergeletak di tiap kasur itu sudah jelek-jelek, warnanya sudah tidak jelas lagi. Boneka beruang putih sudah berubah warna menjadi abu-abu dan nampak kotor. Tetapi boneka itu tidak bisa diganti, karena mereka tidak punya mainan lain selain daripada yang ada itu saja. 

Saudara, dalam Natal kali ini, sekolah minggu Karang Asem mempunyai rencana untuk membuat pohon Natal dari mainan dan boneka bekas yang sudah tak terpakai lagi. Dan setelahnya, semua mainan akan disumbangkan ke Panti Asuhan yang nanti akan ditentukan. Untuk seorang anak, mainan adalah sesuatu barang yang sangat mereka idam-idamkan, dan mereka akan lebih senang diberi mainan daripada diberi baju atau coklat misalnya. Mungkin untuk kita yang dewasa, mainan tidak ada artinya, tapi buat mereka, itu adalah hal yang besar. Marilah kita mau mulai mengumpulkan setiap mainan bekas yang mungkin masih kita miliki di rumah, untuk disumbangkan kepada anak-anak yang tidak memilikinya. Buat kita, itu tidak berarti…..buat mereka, itu hadiah yang luar biasa…..

 

Waktu kecil kita merindukan Natal

Hadiah yang indah dan menawan…

 

Ary dan Ester Handoko

Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah DIA dalam segala lakumu, maka IA akan meluruskan jalanmu

Amsal 3 : 5 – 6

Saudara yang terkasih ;

TUHAN selalu bekerja dengan senyap di antara kita. DIA bekerja dengan ‘Tangan Yang Tidak Kelihatan’ atau ‘Invisible Hands’. Ketika di D’Movers diadakan program 5 Minutes Preaching, tidak ada yang bakal tahu bahwa setelah itu ketua D’Movers yang sekarang akan sekaligus memegang posisi sebagai Ketua Sekolah Minggu di Karang Asem. Dan itu membuka kesempatan bagi beberapa di antara pemuda remaja untuk melayani di Sekolah Minggu setempat. Dengan program 5 menit berkotbah, ternyata itu juga menjadi step awal dari programnya TUHAN untuk mengajak pemuda remaja melayani di Sekolah Minggu. Padahal sewaktu program 5 minutes itu dijalankan, sama sekali belum ada rencana ke arah sana.

TUHAN bekerja melalui cara yang sama sekali kita tidak tahu. DIA bekerja dengan senyap, tapi di dalam kesenyapan itu, DIA atur segala sesuatunya. Di saat kita tidak paham, tidak mengerti akan rencana-NYA, DIA tetap bekerja. Dan hal ini terus berlangsung sampai sekarang…….

Selalu andalkan TUHAN dalam hidup kita. Percayalah bahwa DIA terus bertahta. Percayalah bahwa DIA terus bekerja. Tak pernah TUHAN tutup mata melihat keadaan kita. DIA selalu punya cara untuk mengubah segala sesuatunya menjadi indah pada waktunya. 

 

Ku tau ALLAH bekerja

Ku tau ALLAH bekerja

Dalam segala perkara

ALLAHku bekerja….

 

Ary dan Ester Handoko

Manfaatkanlah hidup ini. Bekerjalah sungguh-sungguh, sediakan waku untuk yang kita kasihi. Dekatkanlah diri kepada Yang Maha Kuasa dan beribadahlah sungguh-sungguh.

Saudara yang terkasih ;

Sebuah pesan di WA berbunyi, dan pesan itu mengingatkan kami bahwa WAKTU yang TUHAN sediakan untuk kita hidup ini sangat terbatas. Gunakanlah WAKTU itu sebaik mungkin…..

 

Jam Kehidupan hanya diputar 1 kali saja..

Tak seorang pun sanggup mengatakan kapan jarum jam ini akan berhenti.

Mungkin besok, mungkin bulan depan, mungkin tahun depan…

SEKARANG adalah satu-satunya waktu yang kita miliki.

Manfaatkanlah hidup ini. Bekerjalah sungguh-sungguh, sediakan waku untuk yang kita kasihi. Dekatkanlah diri kepada Yang Maha Kuasa dan BERIBADAHlah sungguh-sungguh.

Jangan pernah berkata,”Besok kan masih ada waktu..” karena setiap saat, jarum jam itu DAPAT BERHENTI.

Jangan bangga dengan handphone yang canggih, karena alat komunikasi yang bisa menyelamatkan kita adalah DOA.

Jangan bangga dengan rumah mewah, karena rumah terakhir kita di dunia adalah KUBUR.

Jangan bangga dengan titel atau gelar, karena titel kita yang terakhir adalah Almarhum / Almarhumah.

Jangan bangga dengan wajah yang cantik / tampan, karena wajah kita yang terakhir adalah Tengkorak.

Jangan bangga dengan mobil mewah, karena mobil terakhir kita adalah mobil jenazah.

Jangan sombong dengan tempat tidur dan kamar yang mewah, karena tempat tidur yang terakhir adalah peti mati.

Banggalah dengan SANG PENCIPTA kita, karena segala pemberian yang baik berasal dari YANG MAHA KUASA…..

 

Jam kehidupan diputar sekali,

Dan tak seorangpun tau kapan kan berhenti,

Mungkin hari ini, mungkin esok, mungkin nanti

Cepat atau lambat, tak seorangpun tau

Bila waktunya…..

 

Ary dan Ester Handoko