Karena begitu besar kasih ALLAH akan dunia ini, sehingga IA telah mengaruniakan ANAK-NYA yang Tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-NYA tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal

Yohanes 3 : 16

11 Juni 2017

Saudara yang terkasih;

Seorang pemain musik rela datang lebih pagi di saat latihan dan berlatih di gereja… Dia datang karena ingat akan kasih TUHAN….

Seorang pendoa berlutut dan berdoa di pojok sebuah gereja, saat ibadah sedang berlangsung… Dia taat berdoa, karena ingat akan kasih TUHAN…

Seorang ibu sibuk di dapur memasak aneka makanan dan snack untuk acara gereja…. Dia berlelah-lelah karena ingat akan kasih TUHAN….

Seorang worship leader melatih lagu-lagu baru dan bersiap diri untuk menyanyi yang terbaik yang bisa dia lakukan…. Dia menyanyi karena sadar akan pertolongan TUHAN….

Seorang pendeta atau pengkotbah sibuk di depan laptop untuk mempersiapkan kotbah sampai jauh malam… Dia rela berjerih lelah karena ingin membalas kasih TUHAN….

Seorang petugas LCD sibuk mencatat lagu-lagu di computer gereja dan mencari huruf-huruf yang indah untuk dipasang…. Dia melakukannya karena ingat akan cinta-NYA TUHAN….

Seorang pengerja gereja sibuk mengepel lantai gereja yang begitu luas dengan giat tanpa mengeluh… Dia lakukan karena ingat pertolongan TUHAN…

Seorang anak muda dan team nya sibuk merancang dan mengganti property dekor gereja…. Dia kerjakan itu karena ingin membalas cinta-NYA TUHAN….

Seorang guru sekolah minggu menyiapkan cerita sekolah minggu dengan sungguh-sungguh… Dia melayani anak-anak karena rindu akan hadirat TUHAN… 

Seorang usher datang lebih pagi untuk menyambut para jemaat yang hadir di kebaktian….Dia layani itu untuk menyebarkan kasih TUHAN….

Tetapi semuanya ini tidak dapat dibandingkan dengan kasih TUHAN yang tak terbatas. Apapun yang kita lakukan, DIA sudah melakukannya untuk kita dengan porsi yang lebih besar. Lebih mulia, lebih dahsyat. TUHAN terlebih dulu melayani kita.. apakah yang dapat kita lakukan untuk membalas Kasih-NYA…

 

Kasih-MU lebih dari mentari

Yang tak pernah berhenti memancarkan sinarnya

Cinta-MU lebih dari samud’ra

Tenggelam ku di dalam kesetiaan-MU TUHAN

Terimakasih atas cinta-MU

 

Ary dan Ester Handoko